Syukur itu Indah

24 July 2008 – 21:47 by Sriyanto

Hidup ini akan terasa susah jika kita menjalaninya dengan keluh kesah. Dan hidup ini menjadi indah kala kita isi hari-hari dengan syukur atas karunia Allah yang terlimpah. Sesak memang ujian hidup disikapi dengan ratapan penyesalan dan keluh kesah, bukannya masalah tambah terang, namun malah bertambh runyam. Sebaliknya hati lang dan tenang ketika rasa syukur mampu kita hdirkan dalam perjalanan hidup kita.
Allah SWT telah berjanji akan menambah nikmatNya jika kita bersyukur dan memberi peringatan akan siksaNya yang pedih atas sifat kufur nikmat kita. (QS. Ibrahim:7). Nikmat yang Allah karuniakan untuk kita tak terhitung jumlahnya. Kalaupun kita mau menghitungnya, otak kita nggak bakalan mampu. Sebut saja organ-organ tubuh kita. Jantung yang memompa darah sepanjang hari, tak istiraht meski 5 menit, nggak waktu kita terjaga, waktu tidur pun jantung tetap bekerja. Paru-paru mengolah gas-gas yang diperlukan tubuh kita (misal Oksigen) dan membuang gas-gas beracun ke udara bebas kembali (misal karbondioksida). Panca indera yang memudahkan kita beraktivitas mencukupi kebutuhan kita. Semua menunjukkan kasih Allah kepada makhlukNya.

Wujud syukur kita, tidak cukup hanya mengucap Alhamdulillah semata, namun bagaimana menggunakan karunia Allah itu untuk meningkatkan kualitas ketaatan dan ketundukan kita kepada Allah Sang Pemberi Rizki.

Post a Comment